Penangkaran Murai dan Peternakan Murai Batu Super Skala Besar

Mengapa Telur Burung Murai Tidak Menetas Atau Anak Burung Piyek Dibuang Oleh Induknya

warning_3 Global Fauna Farm Tidak Mempunyai Cabang ditempat lain, hanya di kota Mojokerto Jawa Timur, hati hati maraknya penipun yang memakai Nama, Foto Murai atau Gambar Lokasi Penangkaran dari Globalfaunafarm.com

“Telur Burung Murai Batu Tidak Menetas Dan Piyek Murai Mati Sebelum Dipanen”

Ada 3 hal penyebab telur tidak menetas :

  • Telur infertil / tidak ada janin

Penyebabnya adalah burung murai tidak kawin karena pejantan tidak birahi.

  • Daya tetas rendah

Penyebabnya adalah Pengaruh cuaca panas dan kelembapan kurang.

Banyak sekali keluhan-keluhan dari para peternak dimana saat musim kemarau telur-telur burung murainya rusak (tidak menetas) padahal telur sudah ada janin. Dan sementara ini banyak anggapan hal tersebut dikarenakan suhu udara luar yang terlalu tinggi sampai pada kisaran 340C – 350C sehingga banyak peternak yang pasrah dengan kondisi/situasi seperti ini.

Secara tehnis sebenarnya suhu udara luar yang panasnya hingga 340C – 350C itu masih dibawah kebutuhan panas telur untuk menetas. Karena untuk bisa menetas telur murai membutuhkan panas pada kisaran 370C – 380C jadi bukan suhu penyebabnya melainkan kelembapan.

Pada saat udara panas kelembapan udara luar akan turun hingga kisaran 40% – 45% dan pada saat musim hujan kelembapan udara luar ada di kisaran 60% – 85%.

Untuk menyiasati saat musim kemarau guna mendapatkan kelembapan yang ideal (kisaran 60%) adalah dengan cara didepan kandang burung diberi alas karpet atau karung goni yang sering disiram air. Fungsi karpet/karung goni tersebut untuk menyerap air guna mempertahankan kelembapan karena tidak cepat kering.

Nutrisi  yang terkandung dalam pakan juga dapat menyebabkan fertilitas dan daya tetas rendah. Sebaiknya burung murai yang kita ternak diberi multivitamin dan mineral yang berkualitas. (pemberian pakan yang berkualitas akan kami bahas selanjutnya di bab yang akan datang)

  • Telur dipatuk oleh induknya

Biasanya hal ini terjadi pada burung murai batu yang baru pertama kalinya bertelur penyebabnya adalah ketenangannya terganggu oleh kegaduhan di sekitar kandang atau bisa juga disebabkan oleh peternak sendiri yang masuk kedalam kandang melihat telur.

Piyek yang sudah menetas dibuang oleh induknya.

Pada dasarnya semua hewan, termasuk hewan buaspun tidak akan membunuh anaknya sendiri dan begitu juga dengan burung murai batu. Ia tidak akan membuang anaknya sendiri apabila anaknya tidak sakit atau mati.

Adapun penyebab anak murai sakit atau mati adalah faktor penyakit, makanan yang keras (tidak dapat dicerna) ,kotor/tidak higienis, pakan kurang bergizi dan kurangnya kadar air dalam pakan. Sebaiknya bila sudah ada piyek yang menetas kroto(telur semut) yang bersih jangan dibatasi pemberiannya, karena selain mempunyai daya cerna yang tinggi kroto juga mengandung kadar air yang tinggi pula.

Semoga sedikit uraian kami dapat berguna dan membantu anda sesama peternak burung murai.

Untuk bab yang akan datang kami akan membahas faktor-faktor yang sering membuat peternak murai gagal. Diantaranya adalah kesehatan burung murai dan cara mengatasi penyakit pada burung murai. Dengan penanganan yang tepat burung murai dapat mempunyai daya tahan tubuh yang tinggi. walaupun yang kita pelihara berjumlah ribuan ekor, kita tidak akan menemui kesulitan dalam pemeliharaan karena akan jarang sekali kita jumpai burung murai yang sakit.

4 Responses to Mengapa Telur Burung Murai Tidak Menetas Atau Anak Burung Piyek Dibuang Oleh Induknya

  • bgm spt sy tinggal didaerah dingin (Puncak) Cipanas ntuk mengatur suhu udara yg sangat extrim .. apalagi sy dgn system kandang tembok dgn Pintu teralis besi (kawat ram ) + 2 teralis atas kawat / atas asbes tp dgn fiber untk sinar matahari .. krn sy tdk berani fuel kawat spt pd umumnya .. dgn alasan faktor cuaca dingin dan keamanannya / tp sy memakai tambahan lampu didlm + jk cuaca sdh tdk bersahabat Contoh : turun kabut/halimun ato sore hujan semua sy tutup dgn tambahab List plasti semua jendela .. bgm pendapat anda trimakasih wass

    • skrg ini sy sdg mencoba masukan dlm kandang koloni anakan mb 1 jantan + 2 betina .. guna lbh mudah sj efisien wkt dan kontrol perawatannya apakah beresiko …

  • irul says:

    mau tanya….murai saya sudah berjodoh tapi yang betina uda birahi dan jantan nya belom birahi jdi setiap saat betina terbang ke jantan.. jantan langsung lari…apa bisa nanti nya yang jantan birahi n sama – sama birahi terus dalam massa kawin